Sabtu, 03 November 2012

Nothing special about me..

Sabtu malam... it's time to blogging....^_^
Tidak ada yg istimewa sekali utk diceritakan, sekedar mengisi waktu luang di sela2 jadwal padat merayap..
derita akhir tahun.. ya...derita akhir tahun...
Masih mengganjal cerita tentang siang tadi. Cerita sabtu dimulai...
Hari ini, Sabtu 3 November 2012. Sabtu yg senggang.. Pagi ini diawali dengan gerimis yg sejuk setelah malam yg sangat syumuuk... ternyata pertanda akan turun ujan...alhamdulillah..sedikit memberi kesejukan di tengah hiruk pikuk kota Jkt.
Terbangun di pagi hari dengan angin semilir....hoo hujan...tidur lagi boleh kan...yuuk marii...
Doeeengg......terbuai dengan mimpi ngalor-ngidul, tak terasa jam weker mungil menunjukkan pukul 9.30 WIB. Aksi meloncat dari peraduan, memanaskan bubur kacang hijau kemaren, lumayan utk sarapan. Sambar handuk, capcus mandi. Hari ini sedianya mo membereskan cucian menggunung, mengambil berkas yg tertinggal di tukang fotocopy plus tawaf beli ransum.
Selesai mandi dan sarapan, gerimis pun reda meski mendung nampak menggelayut manja di langit Jkt. Menenteng 2 tas besar berisi cucian kotor, mampir ke tukang laundry kiloan deket tempat kos. Sebenarnya saya paling anti dengan yg namanya dicuciin. Entah ya, mencuci baju sendiri menurut saya merupakan seni yg unik (seni mbabu kamsudnya...hehehhhh), kita yg tahu bagian mana yg kotor, kita bisa menguceknya dengan seksama, menjemurnya hingga kering dan menyetrika sampai licin menurut saya merupakan suatu prestasi tersendiri (what....??? :P). Tapi untuk kali ini saya benar2 menyerah....tak berdaya...segunung cucian tak mampu sy selesaikan. Atas rekomendasi teman bahwa ada laundry kiloan baru dg kualitas nyuci yg boleh diandalkan maka sy serahkan baju2 kotor segunung milik saya (aihh najoong...^__^). Selepasnya, bergegas menunaikan misi ke-2, menyelamatkan berkas yg tertinggal...hoo...syukur masih blm dibuang.
Waktu menunjukkan nyaris pukul 1 siang, sampailah di pusat perbelanjaan yg ramai. Celingak-celinguk, keranjang pun tak bersisa, hooo ada 1 yg nangkring nganggur di dekat kasir. Setelah berbasa-basi dan meyakinkan bahwa keranjang tersebut tak berpemilik, sy mengangkutnya. Selesai misi terakhir, time to go home..
Antre juga taksinya. Semenit...5 menit....15 menit...30 menit...penuh melulu...ahhaaa tiba giliran saya...ada taksi kosong, sliuuutt.....apa2an nih si ibu..... maen samber aja langsung masuk...
lahh pan antre..%??!!!%%##&**.
Hehhh...pak, gmana siyy emg gmn antreanx, kok nyelonong dibiarin aja,..damprat sy pd mamang satpam pengatur antrean yg lg asik dg gadgetnya...(sett dah...nyebelin banget niy klo sdh berhadapan dg para autis gadget trus lupa dunia nyata...grauss). Saking dongkol, sy angkat kaki ke tempat tunggu laen. Ampir sejam manyun akhirnya dapat juga...huffftt.
Apa manusia di kota ini sedemikian bebalnya, sampe ga bisa antre. Ataukah merasa urusannya yg paling penting sehingga tak memperdulikan yg lain..
Saya protes keras......!!


Kamis, 01 November 2012

Super...................

Engkau yang tetap mengharapkan cinta dalam penelantaran, sadarkanlah dirimu …

Engkau semakin menua, dan dengan kesedihan itu engkau menjadi semakin kurang menarik bagi orang lain yang mungkin akan lebih memuliakanmu.

Mengapakah kau korbankan kebaikan hati dan dirimu untuk orang yang tidak merawat hatimu?


Apakah hatimu juga buta terhadap kesedihan orang tua dan mereka yang menyayangimu – yang tak rela melihat penistaan atas dirimu?

Seberapa lumpuhkah pikiranmu dan seberapa mati rasa-kah hatimu, sehingga engkau merendahkan dirimu dalam pengemisan tak berjawab seperti itu?

Hormatilah dirimu, jika engkau ingin mendapatkan cinta yang menghormatimu.

Mario Teguh – Loving you all as always

Senin, 22 Oktober 2012

My thirty's b'day

Menghitung hari......
Kedengarannya seperti sebuah judul lagu...
Namun itulah kenyataannya..
2 minggu lagi.......................
Yeaaaahhh....2 minggu lagi umurku berubah menjadi kepala tiga...
Ya Tuhan..................................
untuk pertama kalinya dalam hidupku aku tidak merasa bahagia dengan apa yg disebut ulang tahun...
Ada rasa sesak di sana... ada ganjalan di sana...
Maafkan kufurku atas nikmatMu...
Tapi memang itulah yg sebenarnya terasa.....


Rabu, 15 Agustus 2012

MUDIK...^^,

MUDIK atau singkatan dari MUlih nang uDIK (baca: pulang ke desa) merupakan ritual wajib warga perantauan disaat Lebaran tiba. Sebenarnya pulang ke kampung halaman bisa dilakukan tidak hanya waktu Lebaran, namun biasanya saat Lebaran banyak sekali momen yang terlalu berharga untuk dilewatkan. Lebaran merupakan ajang kumpul sodara, yang merantau pada balik ke kampung halaman masing-masing untuk bersilaturrahmi, saling maaf-memaafkan, merayakan kemenangan setelah berpuasa 1 bulan lamanya.
Berkumpul dan berbagi kebahagiaan. Membayangkan berbagai hidangan khas di hari Lebaran membuat air liur menetes...ketupat/lontong opor, sambal goreng ati, dan teman2nya..nyemm...nyeemmmm....*ingat-ingat puasa masih jalan 3 hari..hohoo. List daftar masakan pun sudah dikirim ke si mami...ehhee.
Pagi ini, jalanan sekitar kantor sudah mulai sepi....ato sy yg memang berangkat kesiangan yah...haha....rasanya nggak jg. Sepertinya ritual mudik memang sudah berlangsung dr hari Jumat minggu kemarin, mungkin karena anak sekolah hari Senin minggu ini sudah mulai libur juga...^^.
Demikian pula dengan saya, yg bersiap untuk mudik esok hari. Surat cuti dan tiket sudah terpegang. Yang bikin dongkol, jadwal keberangkatan dimajukan jam 7 pagi...huhuhuuu....alamat berangkat jam 3 pagi ke pol DAMRI, jaga-jaga klo macet. Secara besok adalah hari ngantor terakhir untuk yang gak ikut Upacara 17-an. Jadi kayaknya saingan mudik esok hari banyak banget.
 Plus, ternyata tiketnya pake transit di Semarang.....jiaaahh...kenapa baru nyadar yaa, pantesan Jkt-Sby kok lebih lama dari biasanya....hikzz.
Dilema satu lagi bagaimana setelah nyampe bandara nanti, menuju rumah yg menempuh waktu 3 jam dari bandara...mo naek travel ato ngebis dari Purabaya (dulu Bungurasih namanya)?? Mo naek travel tapi kok ga niat pesen...pasti udh fullbook klo mepet. Mo naik bis dari terminal Purabaya takutnya penumpang membludak seperti kejadian sekitar 6 tahun lalu mo naek bis aja pake sikut-sikutan, cakar-cakaran segala...hhuuuhuu.
Bingung.................embuh lah, liat besok sajah...Wallahu A'lam...^^
Anyway busway....nitip kota Jakarte ye....aye pamit bsok mo mudik dulu...
------Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin-------

Sabtu, 11 Agustus 2012

Bala-Bala Sayur Telur Puyuh...^_^






Gorengan Pinggir Jalan ini pun bisa dibuat sendiri, dengan rasa yang sesuai selera dan tentunya lebih sehat

Bahan:
1 siung bawang putih
150 gr tepung terigu
5 lembar daun kol, potong halus
1 buah wortel berukuran sedang, potong bentuk korek api
1 batang daun bawang, potong halus
10 butir telur puyuh, direbus
1 butir telur ayam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 sdt garam halus
150 ml air
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
Bawang putih dihaluskan bersama garam, dilarutkan bersama air, dituang ke dalam terigu. Tambahkan merica bubuk, daun kol, wortel daun bawang. Aduk rata, tambahkan telur ayam, aduk kembali. Goreng adonan sesendok makan penuh dalam minyak panas dengan menyisipkan telur puyuh di tengahnya. Lakukan hingga adonan habis.
(Untuk 10 gorengan).
 --Selamat Mencoba--




Cakalang Asap Masak Santan...^^,

Ada teman yg baru pulang deel dari Makassar, sebut saja "bunga" (bukan nama sebenarnya..^^,) membawa oleh-oleh ikan Cakalang asap. Woow...tantangan baru...memasak ikan laut. Let's try...sempat ngeri karena ikan tersebut meledak-ledak saat digoreng, klo perlu pake tameng perisai besi ato payung dah saat menggorengnya...haha. Tapi alhamdulillah kelar juga...
Bahan:
1 ekor ikan cakalang asap ukuran besar, bersihkan durinya, potong sesuai selera, goreng sebentar, tiriskan.
1 ruas lengkuas, dikeprak.
5 siung bawang merah, iris tipis.
5 siung bawang putih, iris tipis.
6 buah cabe merah keriting, iris serong kasar.
6 buah cabe rawit, diutuhkan.
1 cm jahe, dikeprak.
1 sdt gula pasir.
2 sdt garam halus.
200 ml santan kental.
100 ml air.
2 lembar daun salam.
Minyak untuk menggoreng.

Cara membuat:
Tumis bawang merah, bawang putih, cabe merah, jahe, lengkuas, daun salam hingga harum. Masukkan ikan cakalang yang telah digoreng, tumis sebentar. Tambahkan santan kental, air, garam, gula, cabe rawit utuh. Aduk rata, biarkan sebentar hingga santan dan bumbu merasuk. Angkat. Sajikan bersama nasi hangat.
----Selamat Mencoba----

Minggu, 05 Agustus 2012

Pepes Tahu Jamur Telur Puyuh ("Tajapu"...^^)



Bahan:
250 gr jamur champignon (bisa diganti jenis jamur lain)
2 kotak tahu putih (4x4 cm)
16 butir telur puyuh
2 buah cabe merah keriting
2 buah cabe rawit
3 siung bawang putih
4 siung bawang merah
1 buah tomat segar
3 butir kemiri sangrai
1 sdt penuh garam
1/2 sdt gula pasir
daun pisang (untuk membungkus)

Cara Membuat:
Jamur diiris tipis2, tahu dihancurkan, telur puyuh direbus 10 menit dan dikupas kulitnya. Haluskan cabe merah, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, garam, gula, kemiri. Iris tomat menjadi 8 bagian, campurkan ke dalam bumbu yang telah dihaluskan. Campur telur, jamur dan tahu bersama bumbu halus. Bungkus dalam daun pisang hingga semua bahan habis. Kukus selama 20 menit. Sajikan bersama nasi hangat....nyam....nyam.....^^,.
(Untuk 8 bungkus).
--Selamat Mencoba--